Status YM

MRAM: Teknologi Terbaru Memori Komputer, 10 Kali Lebih Cepat dari RAM

Kecepatan komputer selalu didambakan oleh siapa saja. Berbagai usaha dan penelitian terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan komputer. Beberapa waktu yang lalu super komputer tercepat di dunia telah hadir untuk membantu militer amerika melakukan perhitungan. Kini giliran sebuah teknologi di bidang Memory komputer.

Review Intel Sandy Bridge

Performa melejit, konsumsi daya pun irit. Sandy Bridge adalah pembuktian paling mutakhir dominasi Intel di dunia prosesor.(sumber Infokomputer.com)

Ubuntu 11.04 Dirilis

Pada Ubuntu 11.04 yang berkodekan nama Natty Narwhal ini, juga diperkenalkan Unity Interface sebagai desktop bawaan. Mengapa demikian? Pasalnya, Unity kini juga menjadi sesi desktop default. Unity juga memiliki launcher yang dibekali banyak feature, seperti drag and drop. Aktifitas short cut menggunakan keyboard juga sudah didukung penuh di versi 11.04 ini.(sumber Infokomputer.com)

Buku Sekolah Elektronik

Silahkan Klik gambar diatas untuk mendownload buku elektronik gratis.

Kylo

Beberapa pabrikan peranti elektronik akhir-akhir ini mengeluarkan produk terbarunya berupa TV LCD yang memungkinkan koneksi ke internet. Jadi, selain menonton siaran televisi, pengguna juga bisa menjelajah dunia maya. Membaca portal berita, mengakses jejaring sosial, atau menyaksikan video streaming bisa langsung dilakukan di hadapan layar kaca.

Tampilkan postingan dengan label KeamananJaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KeamananJaringan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Agustus 2011

Awas, Foto Profil Facebook Bisa Mengundang Bahaya


Jakarta - Bayangkan jika seseorang bisa menggali informasi hanya dari foto profil yang terpampang di Facebook. Dengan bantuan aplikasi khusus, hal tersebut bisa saja terjadi.
Hal ini diungkapkan oleh Alessandro Acquisti, asosiasi profesor TI dari Universitas Carnegie Mellon, dalam ajang Black Hat di Las Vegas, Amerika Serikat.
Dalam presentasinya, Acquisti menunjukkan bagaimana mudahnya seseorang mendapatkan informasi penting berdasarkan foto profil yang ada di Facebook dan Linkedln.

"Tren ke depannya sangat mudah untuk membobol privasi seseorang. Saya di sini hanya ingin meningkatkan kesadaran tentang apa yang akan terjadi," kata Acquisti, yang dikutip detikINET dari Computerworld, Sabtu (6/8/2011).

Percobaan yang dilakukan Acquisti bersama timnya memang terbukti berhasil meraup sejumlah data diri pengguna hanya melalui foto, caranya pun tidak sulit.

Pertama mereka memanfaatkan search engine, dipadukan dengan Application Programming Interface (API) yang mampu mengekstrak sekitar 275 ribu foto dari Facebooker di beberapa kota. Kemudian hal serupa juga dilakukan pada situs kencan.

Hasilnya? Dengan bantuan aplikasi pengenal wajah bertajuk Pittsburgh Pattern Recognition (PittPatt), Acquisti berhasil mencocokan pengguna yang memiliki akun di Facebook dan di situs kencan.

Percobaan lainnya dilakukan dengan mengambil foto dari 100 pelajar dalam berbagai macam gaya. Hanya butuh waktu sekitar 3 detik, Acquisti berhasil mendapatkan 31% profil pelajar tersebut di Facebook.

Teknologi semacam ini juga diklaim bisa dikembangkan lebih lanjut, misalnya dibuat untuk smartphone. Bayangkan hanya dengan dengan sekali jepret, maka seluruh data korban ada dalam gengaman.

Data yang berhasil diciduk tersebut dikhwatirkan bakal disalah gunakan, misalnya untuk keperluan pengiklan atau penyebaran spam. Terlebih lagi, hampir 90% Facebooker menggunakan nama asli dan menuliskan data sensitif dalam situs jejaring sosial tersebut.

"Teknologi seperti ini hampir menjembatani antara kehidupan digital dengan kehidupan sebenarnya," tandas Acquisti.
Sumber : http://www.detikinet.com/

Senin, 08 Agustus 2011

'Kerjaan' Untuk Para Hacker

Pemerintah Amerika Serikat membuka lowongan bagi para peretas (hacker) sistem komputer yang merasa dirinya cukup piawai menangani yang mereka sebut "masalah paling berat di muka bumi".

National Security Agency mengaku butuh banyak peretas untuk menghadapi perang cyber yang semakin menjadi ancaman keamanan nasional. Tugasnya antara lain memperkuat jaringan, menjaganya agar tetap terbarui, melakukan uji coba menembus sistem untuk menemukan celah keamanan, dan mengamati tanda-tanda adanya serangan.


Ketersediaan tenaga peretas profesional ini kalah banyak dibanding jumlah yang dibutuhkan Amerika. Itu sebabnya sejumlah agen federal mulai dari DOD, DHS, NASA, dan NSA datang ke Las Vegas minggu ini, menghadiri Defcon, konvensi tahunan para peretas sedunia.
NSA membutuhkan sedikitnya 1.500 orang pada tahun fiskal yang berakhir 30 September 2011 dan 1.500 orang lagi di tahun depan, kebanyakan dari mereka adalah tenaga ahli cyber. Di ajang Defcon, yang diikuti sekitar 10.000 peserta, NSA harus bersaing dengan badan lainnya untuk menemukan tenaga terbaik.
NSA yang merupakan agen mata-mata Amerika Serikat selama ini menjalankan strategi menyerang dan bertahan dalam perang cyber. Lembaga ini mematai-matai musuh dan melindungi jaringan komputer Amerika Serikat yang menyimpan materi super rahasia--target empuk para musuh Amerika.
"Saat ini pejuang cyber yang kita butuhkan, bukan ilmuwan roket," kata Richard George, direktur teknis Information Assurance Directorate, NSA, yang menangani sistem pertahanan cyber. "Inilah perang yang kita hadapi sekarang. Dan kami butuh tenaga terbaik dan terpintar yang siap menyandang predikat pejuang cyber."

Sumber : National Geographic Indonesia